Gerakan Pasal 33 Bangun Posko Di Bau-Bau

Sebagai tahap persiapan dan sekaligus sosialisasi rencana deklarasi, Gerakan Pasal 33 di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, mendirikan posko perjuangan di sejumlah kampus dan basis-basis pengorganisiran.

Menurut aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) kota Bau-Bau, Thamrin, pendirian posko ini dimaksudkan untuk mengenalkan rencana gerakan ini kepada rakyat banyak. “Kami merasa, rakyatlah yang paling berkepentingan dengan perjuangan pasal 33 UUD 1945 ini. Maka mereka menjadi sasaran sosialisasi kami,” ujarnya.

Gerakan pasal 33 di Bau-Bau digagas oleh sejumlah organisasi, diantaranya: Partai Rakyat Demokratik, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Pedagang Asongan Pelabuhan Bau-Bau, dan Komunitas Pemusik Jalanan Kota Bau-Bau.

Pendirian posko sendiri sudah dilakukan di tiga kampus, yaitu Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Universitas Muhammadiyah Buton, dan AMIK Bau-Bau. Posko juga didirikan di basis-basis pengorganisiran pedagang asongan dan pemusik jalanan.

Di posko-posko itu, nantinya, akan dibuka pusat informasi dan diskusi-diskusi mengenai ‘Gerakan Pasal 33’. Posko ini juga akan melakukan pembagian selebaran secara rutin untuk mengajak massa terlibat pada aksi massa tanggal 22 Juli mendatang.

Selain mendirikan posko, Gerakan Pasal 33 di kota Bau-Bau juga akan menggelar diskusi publik pada tanggal 17 Juli 2011. Diskusi itu akan menghadirkan tiga orang pembicara, yakni Laode Ahmad Monianse (Anggota DPRD Kota Baubau), Erwin Usman (Aktivis Walhi), dan Laode Tuangge (Ketua KPK PRD Kota Baubau).

Lalu, pada tanggal 4 Agustus, Ketua KPK PRD Bau-Bau akan menjadi pembicara mengenai ‘Gerakan Pasal 33’ di stasiun radio lokal.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Hinu Endro Sayono

    Bravo!!!!!
    Salam juang.