Gerakan Kumpulkan Koin Untuk Gaji SBY Di Surabaya

Menjelang siang hari, sekitar pukul 11.00 WIB, puluhan mahasiswa dan rakyat miskin sudah berkumpul di sebuah gardu di daerah Stren Kali. Gardu itu adalah markas atau posko perjuangan organsiasi rakyat Stren Kali.

Dengan memegang kardus kosong, mereka sedang bersiap-siap untuk memulai aksi “kumpul rencehan untuk gaji SBY”. Aksi ini akan dilakukan di daerah stren kali, yaitu dengan mendatangi rumah warga satu per satu atau “door to door”.

Aksi ini bukan hanya melibatkan kaum muda, tetapi juga ada keikustertaan ibu-ibu rumah tangga. Dengan mengenakan topeng SBY, ibu-ibu ini mulai mengetuk pintu rumah warga satu per satu. “Mari kumpulkan koin untuk pak SBY. Belum kelihatan kerjanya, tapi kok sudah minta kenaikan gaji,” ujar salah seorang ibu.

Moelyadi, aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang memimpin aksi ini, menjelaskan bahwa maksud aksi ini adalah menjelaskan kepada rakyat miskin mengenai ketidakpekaan presiden SBY terhadap kondisi rakyat.

“Akibat dari kebijakan neoliberal yang dijalankan SBY, kehidupan ekonomi rakyat semakin terpuruk. Adalah tidak tepat untuk menuntut kenaikan gaji dalam situasi seperti ini,” tegasnya.

Moelyadi menegaskan bahwa seorang pemimpin seharusnya lebih memahami penderitaan rakyatnya. “Jika rakyat hidup dalam kesulitan, maka seharusnya pemimpin juga harus merasakan penderitaan itu,” katanya.

Uniknya, ketika mengetuk pintu dan mengumpulkan sumbangan, ibu-ibu dan mahasiswa ini juga mengajak si pemilik rumah untuk berdiskusi. Diskusi memang berjalan sangat singkat, tetapi karena disampaikan dengan bahasa yang sangat sederhana, maka warga pun cepat mengerti.

Ratusan rumah berhasil didatangi hanya dalam hitungan 5 jam. Pasca pengumpulan koin di stren kali, aktivis LMND melanjutkan pengumpulan koin untuk SBY di taman Bungkul, tempat yang selalu ramai dengan anak muda.

Kumpulkan Koin Di Pasar

Jika aktivis di Surabaya mengumpulkan koin untuk SBY di pemukiman kumuh, maka aktivis mahasiswa di Tuban justru melakukannya di pasar. Aksi ini diorganisir oleh puluhan orang aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Sebelum memulai aksi pengumpulan koin di dalam pasar, para mahasiswa ini terlebih dahulu menggelar orasi-orasi politik. Mereka menjelaskan betapa tidak tepatnya SBY menuntut kenaikan gaji di tengah kemiskinan dan keterpurukan ekonomi rakyat.

“Dengan mengumpulkan koin ini, kita hendak menyindir SBY agar lebih tahu diri,” ujar salah seorang orator.

Tidak lama menggelar orasi politik, para mahasiswa ini segera masuk ke tengah-tengah pasar dan mengajak para pengunjung pasar untuk menyumbangkan koin mereka bagi gaji Presiden SBY.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • zaki

    dari pada sumbangan itu di berikan kepada sby , lebih baik sumbangan itu di berikan kepada rakyat miskin yang tidak mampu..