Gerakan 9 Desember Peringati Hari Anti-korupsi Di Lampung

Sejumlah organisasi yang tergabung dalam “Gerakan 9 Desember” menggelar aksi untuk memperingati Hari Anti-korupsi se-dunia di kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, di Bandar Lampung.

“Gerakan 9 Desember” merupakan gabungan berbagai organisasi pergerakan, antara lain, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (IMM), Gerakan Anti-korupsi Indonesia, dan Gerakan Petani Lampung (GPL).

Sesampainya di kantor Kejaksaan Tinggi, sejumlah perwakilan organisasi menyampaikan orasi politik secara bergantian, yang pada intinya menuntut ketegasan pihak Kejaksaan untuk mengungkap semua kasus korupsi di “bumi ruwai jurai”.

Beberapa kasus korupsi yang dimaksud, diantaranya, pengadaan bangunan jamban dinas kesehatan pada tahun 2009, dana bantuan sosial tahun 2008, dan pengadaan sapi oleh dinas peternakan tahun 2008.

Salah satu orator dalam aksi ini, yaitu Silvia Akbar, ketua SRMI Bandar Lampung, menyebutkan soal korelasi antara maraknya praktik korupsi dengan meningkatnya angka korupsi di Provinsi Lampung.

“Banyak koruptor yang menyunat anggaran pembangunan dan bantuan sosial, sehingga hanya sebagian kecil yang sampai di tangan rakyat,” kata Silvia saat menyampaikan orasinya.

Sebagai solusi mendesak untuk mengatasi korupsi ini, Silvia menyatakan persetujuannya dengan penggunaan “hukuman mati” bagi koruptor, dengan harapan akan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi dan calon koruptor.

Di bawah guyuran hujan deras, massa meneriakkan yel-yel anti-korupsi. Massa juga membakar sebuah keranda yang bertuliskan “Rakyat miskin karena korupsi dan hukum mati bagi para koruptor”.

Meskipun massa menggelar aksi selama 3 jam, pihak Kejati Lampung tidak juga turun untuk menemui dan merespon tuntutan massa. Akhinya, massa yang kecewa ini meninggalkan Kantor Kejati dan berjanji untuk menggelar aksi lanjutan.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut