Gelar Mimbar Bebas, Mahasiswa UMMU Ternate Dianiaya Satpam

Budiyanto, aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), yang menjadi korban penganiayaan Satpam Kampus.

Budianto, aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Ternate, Maluku Utara, menjadi korban penganiayaan oleh seorang Satuan Pengamanan (Satpam) Kampus di Universitas Muhammadiya Maluku Utara (UMMU).

Kejadian itu berlangsung saat mahasiswa menggelar mimbar bebas guna menyambut Hari Buruh. Saat itu, 60-an anggota LMND Ternate bergabung dalam aksi tersebut.

Namun, saat mahasiswa menggelar mimbar bebas di Fakultas Teknik, Satpam Kampus berusaha membubarkan aksi itu. Ketua LMND Ternate, Suparjo Pinang, sempat dipukul oleh Satpam.

Melihat kejadian itu, Budiyanto berusaha menghentikan aksi satpam. Namun naas, Budiyanto justru yang dipukuli hingga babak-belur oleh Satpam bernama Dero. Hampir semua bagian wajah Budiyanto lebam-lebam akibat aksi kekerasan itu.

Menurut Suparjo, Ketua LMND Ternate, aksi pemukulan oleh Satpam itu merupakan perintah seorang dosen bernama Irham. Bagi Suparjo, tindakan Dosen dan Satpam itu telah mengekang kebebasan mahasiswa untuk berekspresi dan menyatakan pendapat di kampus.

“Ini tindakan yang sangat otoritarian. Kok kami dilarang mengungkapkan pendapat kami. Lagi pula, aksi mimbar bebas ini merupakan dukungan terhadap perjuangan buruh Indonesia,” tegasnya.

Akibat pemukulan itu, Budiyanto sampai saat ini masih terbaring di kamar kontrakannya.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut