Front GNP-33 UUD 1945Tolak Pembangunan Pabrik Semen Giriwoyo

Sekitar lima puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 (GNP-33 UUD 1945) menggelar aksi mimbar bebas di depan pintu masuk Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Selasa (7/10/2014).

Dalam aksinya, mereka melakukan orasi-orasi politik dan menyebarkan selebaran pada pengguna jalan. Selain itu, para mahasiswa juga membentangkan spanduk bertuliskan “Laksanakan Pasal 33 UUD 1945: Tolak Pabrik Semen Giriwoyo” .

Lokasi wilayah pembangunan ini rencananya akan dilakukan oleh Ultratech Mining India dan akan memakan lahan seluas 10 ribu ha. Rencana lokasi operasi sampai sekarang masih dilindungi dengan Peraturan Daerah RT/RW Nomor 9 Tahun 2011, Pasal 31, yang menjelaskan bahwa wilayah Giriwoyo (rencana lokasi operasi pabrik semen) tidak termasuk kawasan industri. Apalagi diketahui bahwa perusahaan tersebut merupakan salah satu Penanaman Modal Asing (PMA) dari India

Menurut Jono, Ketua LMND Jawa Tengah, pengoperasian pabrik tersebut bisa menghancurkan ekosistem dan kelestarian lingkungan. “Dampak buruk jangka panjang pembangunan pabrik semen tersebut sangat besar. Akan terjadi kerusakan ekosistem secara luas dan berbahaya bagi penduduk di Wonogiri, Sukoharjo, Solo dan Semarang atau di wilayah hilir. Ini tak bias dibiarkan,” katanya.

Menurut Jono, letak monografis Wonogiri lebih tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Dengan beroperasinya pabrik semen di wilayah tersebut, sangat berpotensi mengakibatkan banjir dan kerusakan ekosistem di wilayah hilir, termasuk Sukoharjo, Solo dan Semarang.

Dalam aksinya mereka menyerukan beberapa tuntutan, yaitu: satu, Penolakan pabrik semen Giriwoyo; dua, Laksanakan Pasal 33 UUD 1945; dan tiga, Laksanakan Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 tahun 1960.

Pengoperasian pabrik dilakukan oleh PT Ultratech Minning Indonesia, akan beroperasi di wilayah Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri pada 2015.

Gabungan dari Front Nasional Gerakan Nasional Pasal 33 ini terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Sukoharjo, Partai Rakyat Demokratok (PRD), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sukoharjo.

Kelik Ismunanto

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut