<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berdikari Online</title>
	<atom:link href="http://www.berdikarionline.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.berdikarionline.com</link>
	<description>Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 01:24:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Mahasiswa Chile Tuntut Pendidikan Gratis</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120517/mahasiswa-chile-tuntut-pendidikan-gratis.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120517/mahasiswa-chile-tuntut-pendidikan-gratis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 18:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Chile]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16313</guid>
		<description><![CDATA[Ribuan mahasiswa kembali tumpah ruah di jalan-jalan kota Santiago, Chile, Selasa (15/5/2012). Mereka menuntut pendidikan universal, gratis, dan berkualitas. Mobilisasi ini melibatkan tiga organisasi besar: Konfederasi Mahasiswa Universitas Chile (Confech), Koordinator Majelis Pelajar Sekolah Tinggi (ACES), dan Koordinator Pelajar Menengah (Cones). Mahasiswa berbaris dari Plaza Italia hingga Estación Mapocho. Spanduk dan poster mewarnai aksi protes [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120517/mahasiswa-chile-tuntut-pendidikan-gratis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdul Rivai, Si Pengeritik Pedas Itu</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/tokoh/20120516/abdul-rivai-si-pengeritik-pedas-itu.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/tokoh/20120516/abdul-rivai-si-pengeritik-pedas-itu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 18:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Rivai]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Koran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16298</guid>
		<description><![CDATA[Namanya tidak setenar Tirto Adhisuryo ataupun Mas Marco Kartodikromo. Padahal, sepak terjang tokoh ini punya arti penting di masa-masa awal pergerakan rakyat Indonesia menentang kolonialisme. Dia adalah Abdul Rivai. Ia dilahirkan di Palembayan, Bengkulu, pada 13 Agustus 1871. Ayahnya, Abdul Karim, adalah seorang guru di sekolah melayu. Sedangkan ibunya adalah keturunan raja-raja di Muko-Muko, Bengkulu. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/tokoh/20120516/abdul-rivai-si-pengeritik-pedas-itu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korupsi Atas Nama Perjalanan Dinas!</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120516/korupsi-atas-nama-perjalanan-dinas.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120516/korupsi-atas-nama-perjalanan-dinas.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 18:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Editorial]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan Dinas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16308</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa sering PNS di daerah anda melakukan perjalanan dinas? Konon, ada PNS yang menghabiskan separuh jumlah hari dalam setahun untuk perjalanan dinas. Artinya, hampir sebagian besar waktu tugasnya dihabiskan untuk “jalan-jalan” atas nama tugas dinas. Menurut Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, dalam periode 2010 ke 2011 saja terjadi lonjakan anggaran [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120516/korupsi-atas-nama-perjalanan-dinas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaum Kiri Italia Berbaris Memprotes Presiden ‘Teknokrat’</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120516/kaum-kiri-berbaris-memprotes-presiden-teknokrat.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120516/kaum-kiri-berbaris-memprotes-presiden-teknokrat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 18:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Penghematan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16303</guid>
		<description><![CDATA[Lautan bendera merah mengalir di pusat kota Roma, Italia, dari  Piazza della Repubblica menuju Colloseum. Jumlah massa aksi mencapai 40 ribu orang. Sebagian besar adalah aktivis partai komunis Italia dan gerakan kiri Italia. Mereka memprotes kebijakan pemerintahan ‘teknokrat’ Mario Ponti. Massa aksi khawatir dengan program deregulasi dan penghematan yang menyapu eropa, termasuk di Italia. Mereka [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120516/kaum-kiri-berbaris-memprotes-presiden-teknokrat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suku Anak Dalam Kecam Perampasan Tanah Ulayat</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120515/suku-anak-dalam-kecam-perampasan-tanah-ulayat.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120515/suku-anak-dalam-kecam-perampasan-tanah-ulayat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 13:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[konflik agraria]]></category>
		<category><![CDATA[SAD 113]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Anak Dalam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16292</guid>
		<description><![CDATA[Kelompok Suku Anak Dalam (SAD) 113 memprotes surat perintah pengosongan lahan yang dikeluarkan oleh Bupati Batanghari. Pasalnya, surat perintah itu telah melegitimasi perampasan tanah ulayak milik masyarakat SAD. Menurut Ketua Masyarakat Adat SAD Batin Bahar Kelompok 113, Abas Subuk, penguasaan lahan atau tanah ulayak oleh masyarakat SAD sendiri sudah diakui sejak jaman kolonial Belanda. Bahkan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120515/suku-anak-dalam-kecam-perampasan-tanah-ulayat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menagih Keseriusan Program Hilirisasi Industri</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120515/menagih-keseriusan-program-hilirisasi-industri.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120515/menagih-keseriusan-program-hilirisasi-industri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 18:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Editorial]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industrialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[industrialisasi nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16288</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu ciri ekonomi kolonial, kata Bung Hatta, adalah kebiasaan mengekspor bahan mentah. Semenjak pembukaan kapitalisme liberal 1870-an, Indonesia hanya dipandang sebagai “onderneming besar” penghasil barang ekspor. Pasar di dalam negeri sengaja diabaikan. Model ekonomi semacam itu tidak menguntungkan. Sebagian besar nilai tambah berpindah keluar. Selain itu, proses industrialisasi juga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120515/menagih-keseriusan-program-hilirisasi-industri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petani Pulau Padang ‘Kepung’ Kantor Camat</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120514/petani-pulau-padang-kepung-kantor-camat.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120514/petani-pulau-padang-kepung-kantor-camat.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 14:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Agaria]]></category>
		<category><![CDATA[petani pulau padang]]></category>
		<category><![CDATA[STR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16282</guid>
		<description><![CDATA[Perjuangan petani Pulau Padang, kepulauan Meranti, untuk mempertahankan pulaunya dari keserakahan korporasi tak mengenal kata ‘berhenti’. Siang (14/5/2012) tadi, sedikitnya 1500-an petani Pulau Padang kembali menggelar aksi massa. Kali ini, aksi massa di lakukan di kantor kecamatan Merbau di Pulau Padang. Sebelum bergerak ke kantor camat, massa berkumpul di tugu berlawan di desa Bagan Melibur. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20120514/petani-pulau-padang-kepung-kantor-camat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soekarno Tentang Dua Tahap Revolusi</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/bung-karnoisme/20120514/soekarno-tentang-dua-tahap-revolusi.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/bung-karnoisme/20120514/soekarno-tentang-dua-tahap-revolusi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bung Karnoisme]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16259</guid>
		<description><![CDATA[Proklamasi 17 Agustus 1945, kata Soekarno, adalah peristiwa revolusi. Sebab, hari itu merupakan langkah pertama ke arah tujuan yang revolusioner: masyarakat adil dan makmur alias sosialisme. Hari itu, kata Soekarno, Indonesia lepas dari imperialisme bangsa lain. Proses untuk lepas dari imperialisme itu adalah proses revolusioner. Sebab, sebagaimana dikutip Bung Karno dari Karl Marx, tidak ada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/bung-karnoisme/20120514/soekarno-tentang-dua-tahap-revolusi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rakyat Spanyol Kembali Turun Ke Jalan</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120514/rakyat-spanyol-kembali-turun-ke-jalan.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120514/rakyat-spanyol-kembali-turun-ke-jalan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Los Indignados]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16278</guid>
		<description><![CDATA[Kebijakan penghematan terus menuai badai perlawanan. Pekan lalu, kebijakan penghematan dipukul telak melalui kotak suara di Perancis dan Yunani. Di Spanyol, gerakan rakyat yang mengambil bentuk “parlemen jalanan” tak henti-hentinya menyuarakan perlawanan. Mereka menamai gerakannya sebagai “Los Indignados”&#8212;‘kaum yang amarah’. Kementerian Dalam Negeri Spanyol memperkirakan 72 ribu orang bergabung dalam aksi massa kemarin (13/5/2012). Akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/dunia-bergerak/20120514/rakyat-spanyol-kembali-turun-ke-jalan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permendagri Yang Otoriter</title>
		<link>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120514/permendagri-yang-otoriter.html</link>
		<comments>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120514/permendagri-yang-otoriter.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 18:54:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Editorial]]></category>
		<category><![CDATA[Anti-Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak protes]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Permendagri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.berdikarionline.com/?p=16273</guid>
		<description><![CDATA[Banyak kebijakan di negara ini ditetapkan begitu saja tanpa sepengetahuan rakyat. Baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 33 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Permendagri itu sudah berlaku sejak 23 April 2012 lalu. Isinya sangat anti-demokrasi dan otoritarian. Seakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.berdikarionline.com/editorial/20120514/permendagri-yang-otoriter.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: www.berdikarionline.com @ 2012-05-19 08:25:58 -->
