Federasi Mahasiswa Tolak Kehadiran Militer AS di Kosta Rika

San Jose: Dewan Tinggi Federasi Mahasiswa Kosta Rika menyatakan penolakan terhadap penempatan Marinir dan kapal perang milik AS di wilayah Costa Rica, dengan dalih untuk memerangi perdagangan narkoba.

Kehadiran 7.000 tentara, 46 kapal perang dan lebih dari 200 helikopter telah melanggar Konstitusi Nasional dan mengintimidasi warga negara, kata federasi mahasiswa itu  dalam suatu dokumen yang diterbitkan oleh koran digital Kosta Rika El Pais, Senin (2/8).

Dokumen tersebut mengatakan bahwa Konstitusi nasional menetapkan bahwa pasukan bertanggung jawab untuk pengawasan dan ketertiban umum adalah polisi, bukan kekuatan militer.

Dokumen itu menganggap penempatan semi-perang AS itu tidak diperlukan untuk menjustifikasi perang melawan obat terlarang.

Ilmuwan politik Kosta Rica Rodolfo Cerdas mengatakan, wewenang kepada Korps Marinir Amerika Serikat dan pasukan militer dalam bentuk apapun untuk memasuki wilayah Kosta Rika membuat amerika tengah sebagai bagian dari strategi militer yang tidak diketahui.

Pada akhir Juli, Presiden Venezuela Hugo Chavez memperingatkan adanya rencana agresi terhadap Venezuela oleh pemerintah AS, dengan memanfaatkan pemerintah Kolombia sebagai ujung tombak, dan mengutip pengerahan pasukan AS di Kosta Rika sebagai contoh tindakan kegilaan perang.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut