FAM Unair Galang Dana Gotong Royong Untuk Unair

Puluhan aktivis Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Universitas Airlangga menggelar aksi penggalangan dana di kampusnya. Gerakan pengumpulan dana ini disebut “Gerakan Gotong Royong Untuk Unair.”

Menurut salah satu humas aksi ini, Ketut Shandy Swastika, gerakan ini bukan hanya sindirian terhadap langkah pejabat Unair yang menaikkan biaya pendidikan tanpa transparansi anggaran, tetapi juga sekaligus bentuk mobilisasi umum untuk mengurangi defisit anggaran sebagaimana disampaikan pejabat Unair.

Harapannya, menurut Shandy, gerakan ini bisa membesar dan meluas, sehingga pihak pejabat Universitas tidak punya lagi alasan untuk menaikkan anggaran pendidikan.

Selain itu, kata mahasiswa ekonomi pembangunan ini, gerakan ini sangat terinspirasi oleh Kongres Pancasila yang berlangsung di Unair, dengan melibatkan UGM dan MPR-RI. “Kongres itu berusaha menggali nilai-nilai Pancasila yang revolusioner, yang selama ini diselewengkan oleh rejim orde baru dan rejim SBY-Budiono,” katanya.

Dalam aksi penggalangan dana itu,  aktivis FAM Unair menggunakan metode panggung seni keliling sebagai alat mendekati massa mahasiswa. Dalam panggung seni keliling itu, mereka menyanyikan lagu-lagu dangdut, lagu perjuangan, dan membacakan puisi. Salah satu puisi yang dibacakan adalah puisi “Sama Rasa Sama Rata”, karya Mas Marco Kartodikromo.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut