FAM Jogjakarta Tolak RUU Pendidikan Tinggi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Jogjakarta (FAM-J) menggelar aksi massa di pertigaan Jalan Solo-Yogyakarta. Mereka menolak rencana pengesahan RUU Pendidikan Tinggi.

“RUU Pendidikan Tinggi ini memuat semangat liberalisasi dan komersialisasi pendidikan. Ini bertentangan dengan konstitusi kita,” kata koordinator aksi FAM Jogjakarta, Ahmad Yani, Senin (9/4/2012).

Jika RUU PT ini disahkan, kata Ahmad Yani, maka negara pun akan lepas tangan dalam urusan pendidikan. Dengan demikian, biaya pendidikan pun akan sangat mahal dan membebani rakyat kecil.

Selain itu, Ahmad Yani mengungkapkan, RUU PT memberi peluang kepada masuknya perguruan tinggi asing. “Kehadiran perguruan tinggi asing akan menggerus karakter pendidikan Indonesia dan kearifan lokalnya,” ujarnya.

Di samping itu, FAM Jogjakarta juga mempersoalkan tidak adanya klausul soal kebudayaan dalam RUU PT. Hal itu dianggap bagian dari upaya penghilangan falsafah pendidikan sebagai jalan pembentukan karakter dan pembudayaan bangsa.

Dalam tuntutannya, FAM Jogjakarta mendesak agar pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis untuk rakyat.

Di penghujung aksinya, puluhan aktivis FAM Jogjakarta ini membacakan sikap politik dan menyerukan penggalangan kekuatan untuk melawan komersialisasi pendidikan.

ISNAWATI PUJAKESUMA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut