Empat Catatan Kriminolog Terkait Penembakan Aiptu Dwiyatna

Kasus penembakan terhadap Aiptu Dwiyatna, anggota Unit Binmas Polsek Metro Cilandak, menambah jumlah anggota Kepolisian yang ditembak orang tak dikenal.

Menanggapi hal tersebut, Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Mulyana W Kusumah memberikan empat catatan. Pertama, keterangan Kapolda Metro Jaya senjata yang digunakan pelaku, yakni pistol P99, memberi arahan bagi pengungkapan lebih fokus terhadap pelaku penembakan.

“Bila yang digunakan senjata jenis Walther P99 yang semi otomatik buatan Jerman, maka jelas pemilik dan pengguna jenis pistol tersebut sangat terbatas,” ujar Mulyana.

Menurutnya, di beberapa negara seperti Jerman dan Irlandia, misalnya, senjata itu hanya digunakan oleh Polisi. Ada pun pihak lain yang menggunakan senjata itu, yakni militer sebagai side arm.

Kedua, pelaku penembakan yang memilih menggunakan pistol Walther P99 sebagai  senjata berkecepatan tinggi,  jelas mempunyai tingkat kemahiran tinggi dan terlatih. Apalagi, bila dihubungkan dengan luka tembak jitu yang diderita Alm Aiptu Dwiyatna, yakni di belakang telinga.

Ketiga, Alm Aiptu Dwiyatna tampaknya bukan merupakan korban penembakan insidental atau sasaran acak, melainkan sasaran fokus.

“Besar kemungkinan penembakan ini direncanakan, dan korban telah diikuti beberapa waktu sebelumnya,” tambahnya.

Keempat, jajaran Polda Metro Jaya diharapkan dapat segera mengungkapkan dan menindak tegas pelaku penembakan ini. Hal tersebut untuk guna menjaga kewibawaan Polri di mata masyarakat dan menegakkan fungsi protektif terhadap anggota Polri yang beroperasi di lapangan.

Seperti diberitakan, Aiptu Dwiyatna tewas setelah timah panas menerjang sisi kanan bagian belakang kepalanya di Jalan Otista, 4 kilometer dari rumahnya, dan 200 meter jelang Masjid Raya Lebak Bulus, Ciputat, Rabu (7/8/2013) sekitar pukul 05.00. Hingga saat ini pelaku penembakan masih belum diketahui.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut