Camila Vallejo Dukung Perjuangan Mahasiswa Quebec

Kamis, 7 Juni 2012 | 3:53 WIB 0 Komentar | 228 Views

Camila-Vallejo-red

Pemberontakan mahasiswa di Quebec, Kanada, terus mendapat dukungan dan solidaritas dari berbagai belahan dunia. Kali ini dukungan dan apresiasi datang dari salah seorang pemimpin gerakan mahasiswa Chile, Camila Vallejo.

Kepada media Kanada di Santiago, Chile, Camila Vallejo mengatakan, pihaknya terus menyimak perkembangan perjuangan mahasiswa di Quebec melalui jaringan mahasiswa internasional.

“Satu yang aku bayangkan, (perjuangan) ini tidak sebatas di arena pendidikan, tapi juga ada satu hal yang lebih besar, bahwa harus ada visi tentang masyarakat yang berbeda dengan saat ini,” katanya.

Vallejo juga berbicara soal represi polisi yang terjadi di Chile dan Quebec.

“Aku berharap bahwa kaum muda di sana…mempertahankan keyakinan mereka, kekuatan, dan harapan,” pintanya.

Bagi Vallejo, gerakan mahasiswa di Chile sudah mencapai banyak kemajuan.

“Kami telah melihat Chile berkat kejadian di tahun 2011. Telah terjadi perubahan tentang bagaimana kami mendengar masyarakat sipil menghadapi ketidakadilan, dari sebuah sistim politik anti-demokrasi yang kami punyai, model ekonomi yang memperdalam ketidakadilan, untuk kebutuhan organisasi yang lebih baik untuk masyarakat sipil,” katanya.

Camila Vallejo, anggota sayap pemuda komunis Chile, melihat beberapa persamaan antara gerakan mahasiswa di Chile dan Quebec. Ia mengatakan, satu pelajaran yang sangat penting, yang juga mungkin berguna bagi rekan-rekannya di Kanada, bahwa ini bukan hanya soal pendidikan.

“Di Chile, ada kegelisahan yang hendak bangkit, yang kadang tidak terekspresikan, menemukan jalan keluarnya melalui gerakan untuk pendidikan,” katanya.

Ia menjelaskan, di Chile muncul pertanyaan mendalam mengenai model ekonomi yang sedang berjalan, yaitu neoliberalisme, dan juga tentang bagaimana sistim politik di sana beroperasi: tidak merespon kebutuhan rakyat mayoritas melainkan hanya segelintir kelompok bisnis.

Protes di Montreal, Quebec, mengambil banyak pelajaran dari Amerika latin. Pada setiap malam, mahasiswa dan rakyat turun ke jalan dengan memukul panci dan wajan. Ini merupakan bentuk protes yang populer di Amerika Latin. Pertama kali digunakan di Chile saat melawan kediktatoran Pinochet.

Dan, seperti juga di Chile dan gerakan mahasiswa dimanapun, gerakan mahasiswa di sebut-sebut telah melahirkan tokohnya. Salah satunya adalah Gabriel Nadeau-Dubois, juru bicara dari kelompok mahasiswa bernama CLASSE. Ia telah menjadi sorotan dan media mainstream mendapuknya sebagai tokoh perlawanan.

Camila Vallejo sendiri juga disebut “bintang protes”. New York Time menyebut Vallejo sebagai “Revolusioner Paling Mempesona Di Dunia”. Juga, pada tahun lalu, Guardian Inggris menempatkannya sebagai “person of the year in 2011”.

RAYMOND SAMUEL

Tags: , ,

FeedBerlangganan Via RSS FEED

Info Artikel Terbaru Via Surel :