Dua Orang Petani Jambi Tertabrak Mobil Di Depan Kemenhut RI

Dua orang petani Jambi, Muhamad Soleh (30 th) dan Pendi (26 tahun), yang sedang menggelar aksi pendudukan di depan kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI di Jakarta, tertabrak oleh mobil, Kamis (27/12) malam.

Akibat kejadian itu, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit PELNI di Petamburan, Jakarta. Mohamad Soleh mengalami luka cukup serius dan sempat tidak sadarkan diri.  Sedangkan Pendi hanya dirawat sebentar dan sudah keluar RS tadi malam.

Menurut penuturan Pendi, pada saat kejadian, keduanya sedang ngobrol di bawah pohon dekat tenda. Di depan mereka ada mobil bak terbuka pengangkut logistik petani.

Namun, tiba-tiba dari arah Jalan Gatot Subroto datang mobil jenis Innova dengan laju sangat kencang. Mobil Innova tersebut langsung menubruk mobil pengangkut logistik petani. Tubrukan keras itu menyebabkan mobil pengangkut logistik petani terdorong sangat kencang dan menabrak Soleh dan Pendi.

“Saya langsung terpelanting kira-kira 3 meter. Sedangkan kawan Soleh terjepit di bawah mobil. Kemungkinan kakinya cukup parah,” kata Pendi menuturkan kejadian itu.

Pendi sendiri mengaku hanya mengalami sakit di bagian pinggang dan luka di bagian kaki serta tangannya. Sedangkan Soleh menderita luka cukup parah dan masih menjalani perawatan intensif di RS PELNI.

Bagian belakang mobil pengangkut logistik langsung penyok karena tertubruk oleh mobil Innova dari belakang. Sedang bagian depannya juga penyok karena menubruk pohon.

Soleh dan Pendi adalah dua diantara ratusan petani Jambi yang sedang menggelar aksi pendudukan di depan Kemenhut RI. Mereka menggelar aksi itu sejak 17 November lalu.

Namun, sampai sekarang ini, Menhut Zulkifli Hasan tak kunjung menemui para petani. Padahal, tuntutan petani sangat sederhana: tanah mereka yang dirampas perusahaan segera dikembalikan.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut