Dua juta Pekerja Sektor Publik Inggris Berpartisipasi Dalam Mogok Nasional

Sedikitnya dua juta pekerja di sektor publik berpartisipasi dalam pemogokan nasional di Inggris, Rabu, 30 November 2011. Mereka memprotes pemotongan anggaran pensiuan dan perubahan sistem pensiun.

Pemogokan ini diikuti oleh pekerja dari sekolah pendidikan, sektor kesehatan, pengadilan, dan transportasi. Pemogokan ini disebut sebagai pemogokan terbesar dalam 30 tahun terakhir di Inggris.

Jubir dari Kongres Serikat Buruh Inggris (TUC), serikat buruh yang menjadi organizer dari aksi mogok nasional ini, menyebut adanya dukungan besar terhadap pemogokan ini sehingga bisa mencapai dua juta orang.

Sebagian besar sekolah ditutup, sejumlah rumah sakit menunda operasi dan layanan, dan gangguan di layanan bandara. Tetapi pemerintah mengklaim bahwa pemogokan ini tidak terlalu berdampak pada aktivitas di bandara.

Para pekerja menolak pemangkasan anggaran dan perubahan sistem pensiun yang ditawarkan oleh pemerintahan dari partai konservatif. Sistem baru akan memperpanjang batas usia pensiun hingga 68 tahun pada tahun 2020.

Bagi pekerja, kebijakan pensiun yang baru akan membuat pekerja “membayar lebih banyak dan bekerja lebih lama, tetapi mendapat manfaat makin sedikit.”

“Aku harus bekerja hingga 60-an tahun, bahkan 70-an tahun. Dan saya juga tidak akan mampu berlibur dan berfikir lainnya. Perubahan ini akan membuat kami membayar lebih banyak dan bekerja lebih banyak, tetapi mendapat sedikit sekali pada ujungnya,” kata Preeti Pancsar, seorang pengajar di sekolah umum.

Pemerintahan David Cameron selalu mengaku tidak punya uang. Alasan itulah yang menjadi dasar proposal kebijakan pensiun baru. Tetapi, di mata pekerja, Inggris punya uang ketika membail-out negara zona Eropa yang terkena krisis hutang, sekalipun Inggris bukan anggota zona Eropa.

Sinrit Birk, seorang pengajar di sekolah umum lainnya, berpendapat bahwa adalah baik memberi bantuan kepada negara-negara lain, tetapi perlu memilah-milah untuk mendahulukan kepentingan negara sendiri.

Ia menganggap ada banyak jalan lain untuk mendapatkan uang, tanpa mengambil uang dari sistem pensiun.

Di Wales dilaporkan sedikitnya 170 ribu pekerja terlibat dalam pemogokan dan di Skotlandia diperkirakan 300 ribu pekerja. Aksi pemogokan juga berlangsung di seluruh kota di Inggris.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut