Demonstran Harkitnas Tuding Pemerintah Tidak Pancasilais

Kamis, 20 Mei 2010 | 22.46 WIB | Kabar Rakyat

Laporan: Alvin Yulityas Sandy

Purwokerto, Berdikari Online: Pemerintah dianggap tidak lagi menjalankan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila. Ini terbukti dengan semakin maraknya praktik korupsi dan tidak adanya keberpihakan pemerintah terhadap nasib rakyat.

Hal itu disampaikan oleh puluhan orang dari Front Aksi Persatuan Pembebasan Nasional, gabungan dari LMND dan SRMI, saat melakukan aksi alun-alun kota Banyumas, Kamis (20/5).

Menurut Chika, koordinator aksi ini, pemerintah sekarang terlalu mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan ketimbang rakyat banyak, bahkan memilih berkolaborasi dengan kepentingan kapitalisme global untuk mengeksploitasi rakyat.

“Pancasila itu sebenarnya exploitation de I’lhomme par I’homme dan exploitation de nation par nation”, ujarnya mengutip ucapan Bung Karno.

Sementara itu, ketua LMND Purwokerto Gumilang menilai para pemimpin nasional sekarang ini tidak lagi mewarisi semangat para pejuang pembebasan nasional di masa lalu. “Para pejabat sekarang telah menjadi kekuasaan politik sebagai tempat menimbung kekayaan,” ujarnya.

Dalam aksi itu mereka menumpahkan cat merah di dekat tiang bendera merah-putih yang berada di alun-alun kota, dan menyatakan hal itu sebagai ekspresi untuk mengingatkan pemimpin bangsa saat ini agar mengingat kembali perjuangan para pejuang di masa lalu.

Karena aksi manabur cat merah itu, pihak kepolisian memanggil korlap aksi dan melakukan interogasi panjang. Polisi berdalih, penaburan cat merah di bawah bendera merah-putih sebagai sebuah penghinaan terhadap simbol negara.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut