Demo Tuntut Kesejahteraan, Massa SRMI dan PRD Cianjur Dibubarkan

Sejak awal, aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD) berniat menggelar aksi damai. Namun, ketika mereka tiba di depan kantor Pemda Cianjur, aksi damai itu tiba-tiba dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Penyebabnya, ketika massa tiba di pintu gerbang, seratusan massa SBMI sudah ada di sana dan memprovokasi kerusuhan dengan Polisi. Akibatnya, bukan hanya massa SBMI yang dibubarkan, massa SRMI dan PRD pun dikejar-kejar dan ditangkapi.

Sebagian besar korban mengalami luka lebam-lebam di bagian pipi dan wajah akibat bogem mentah aparat kepolisian. Bahkan, beberapa orang yang berusaha menghalangi aksi pemukulan, juga terkena bogem mentah.

Dalam bentrokan itu, lima aktivis SRMI Cianjur ditangkap kepolisian dan 13 orang aktivis SRMI lainnya mengalami luka akibat dipukul atau ditendang polisi. Kelima aktivis SRMI yang tertangkap adalah Deden (ketua SRMI Cianjur), Ilham, Erick, Asep Setiawan dan Dadan.

Menurut Dedi Fauzi, anggota PRD dan sekaligus sekretaris SRMI Jabar, aksi pembubaran itu sangat disesalkan karena polisi telah membabi-buta untuk memukuli dan menangkapi massa, padahal mereka berasal dari kelompok berbeda.

Kelima aktivis berhasil dibebaskan

Sore hari, karena belum juga ada tanda-tanda pembebasan kelima aktivis, ratusan massa SRMI kemudian mendatangi Markas Polres. Mereka menuntut pembebasan seluruh aktivis tanpa syarat.

Akhirnya, setelah melalui negosiasi, kelima aktivis SRMI itu akhirnya berhasil dibebaskan.

Meskipun berhasil membebaskan lima kawannya, SRMI dan PRD berencana akan melakukan visum terhadap 17 orang anggota mereka yang mengalami luka lebam-lebam.

Tuntut Kesejahteraan di Hari Hardiknas

Sebelumnya, massa SRMI dan PRD ini berencana mendatangi Kantor Pemda untuk menuntut isu-isu kesejahteraan seperti kesehatan, pendidikan, KTP dan Kartu Keluarga gratis, kemudahan dalam mendapatkan akte kelahiran dan surat nikah, dan pasport gratis untuk buruh migran.

Aksi ini sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), hari ini (2/5). Dengan kejadian tadi siang, ratusan massa SRMI dan PRD ini gagal menyampaikan tuntutannya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut