Demo Menolak Tambang Pasir Besi Di Blitar

Seratusan massa dari Rakyat Tuntut Amanah Keadilan (Ratu Adil) melancarkan aksi protes terkait pembangunan tambang pasir besi di di Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.

Mereka menganggap dampak sosial dan lingkungan akibat tambang pasir itu tidak sebanding dengan kontribusi yang diberikan untuk pembangunan daerah.

Muhamad Trianto selaku koordinator aksi mengungkapkan bahwa sejak pembukaan tambang pasir ini tahun 1982 hingga sekarang, kontribusi yang diberikan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah hanya berkisar 30-an juta.

Sementara warga sekitar penambangan merasa terancam oleh aktivitas penambangan yang semakin mendekati pemukiman mereka.

Aktivitas penambangan juga dilakukan di kawasan Pantai Pasur, yang dikenal sebagai kawasan wisata di Blitar.

Karena hal tersebut, para aktivis menganggap keberadaan tambang pasir ini melanggar PERDA No.5 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Blitar.

Para aktivis menduga ada konspirasi dibalik pemberian izin penambangan pasir itu karena tidak sesuai dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Karena itu, para aktivis mendesak agar semua pihak yang terlibat dalam peberian ijinsegera diperiksa dan ditangkap.

Warga juga menuntut agar Pemerintah segera memberikan kompensasi atas kerugian yang diderita oleh warga selama keberadaan tambang pasir itu.

Para pengunjuk rasa bertemu dengan pihak DPRD dan beberapa dinas terkait.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut