Cita-Cita Proklamasi Kemerdekaan Terus Dikhianati!

Pengkhianatan terhadap cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 terus dilakukan oleh Pemerintahan Agen Imperialis!

Rabu, 6 November 2013, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Kepala BKPM Mahendra Siregar menyatakan bahwa pemerintah akan merelaksasi besaran investasi 10 bidang usaha dan memberi kesempatan kepada modal asing untuk menguasai 5 bidang usaha baru.

Tujuh bidang usaha yang direlaksasi, yakni farmasi dari 75% menjadi 85% untuk asing, wisata alam berbasis kehutanan dari 49% menjadi 70%, telekomunikasi yang terdiri dari fixed line, multimedia dan cellular phone menjadi 65%.

Lima bidang usaha yang sebelumnya tertutup, seperti pengelolaan Bandara dan Pelabuhan, Jasa Kebandaraan, Terminal Darat dan Periklanan, sekarang dibuka lebar-lebar untuk modal asing.

Pengelolaan bandara dan pelabuhan dibuka 100%, terminal darat, barang serta jasa kebandaraan dibuka 49%, periklanan dibuka khusus untuk ASEAN sebesar 51%.

Harusnya, pemerintah menjalankan perekonomian nasional dengan berpedoman kepada cita-cita Proklamasi,  sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 dan Pasal 33 UUD Proklamasi 1945.

Itulah strategi pembangunan ekonomi yang menolak tegas imperialisme dan kolonialisme, menjunjung tinggi kedaulatan, kemandirian serta kepribadian, dengan meletakkan Negara, Masyarakat serta Swasta Nasional sebagai tulang punggung Ekonomi Nasional menuju masyarakat Indonesia yang adil makmur, lahir batin.

Kekayaan alam yang berlimpah ruah, juga semangat gotong royong untuk menampung dan menyalurkan tenaga produktif massa rakyat, seharusnya digunakan untuk meletakkan dasar-dasar Ekonomi Nasional.

Susunan ekonomi seperti itulah yang harus dipegang teguh oleh segenap anak bangsa. Sehingga 20.000 trilyun rupiah kekayaan kita, seperti disampaikan oleh Ketua KPK Abraham Samad, tidak lagi dinikmati oleh imperialis, namun dinikmati oleh bangsa Indonesia.

Mari singkirkan alam pikir inlander yang mengagungkan sesuatu yang berasal dari Asing!

Kita pasti bisa, asal kita bersatu dan percaya dengan kekuatan kita sendiri!

Salam Gotong Royong

Agus Jabo Priyono

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut