Bolivia Wacanakan “Negara Kontinental”

Tidak ada benua seinspiratif Amerika Latin sekarang. Selama satu dekade terakhir benua ini menjadi oase bagi pencari dunia alternatif. Banyak kesuksesan yang mengundang decak kagum sedang dikerjakan di benua ini.

Satu lagi gagasan yang cukup menarik diwacanakan Bolivia: negara kontinental. Adalah Wakil Presiden Bolivia, Alvaro Garcia Linera, yang menjadi pengusung wacana itu. Ia membayangkan negara-negara Amerika Latin bersatu dalam negara kontinental itu.

Menurut Garcia Linera, negara kontinental ini akan mengkonsolidasikan kekuatan ekonomi kawasan yang sedang berjuang menuju alternatif. Maklumlah, sejumlah negara Amerika Latin sedang mendemonstrasikan pembangunan ekonomi alternatif.

Selain itu, bagi Garcia Linera, negara kontinental ini juga akan memperkuat posisi Amerika Latin ketika bernegosiasi dengan blok Eropa, Asia, Afrika dan Amerika Serikat.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kawasan Amerika Latin sedang hidup dalam “musim kebangkitan demokrasi dan revolusi”. Tidak ada model pembangunan tungal di masing-masing negara itu. Setiap negara punya kekhususan masing-masing.

“Bolivia memiliki gerakan sosial yang kuat. Sedangkan Brazil dan Venezuela hampir tidak punya. Tetapi Brazil adalah raksasa, sedang Bolivia bukan. Tapi apa yang menyatukan adalah benua dan kami tidak mau melihat lagi AS dan Eropa,” kata Garcia Linera.

Garcia Linera mengingatkan bahwa Amerika Latin merupakan benua pemilik cadangan air terbesar di dunia, keanekaragaman hayati, bahan mentah dan minyak, dan memiliki pasar regional dengan 300-an juta penduduk.

Ia juga mengingatkan, persekutuan di Amerika Latin terbukti lebih kuat menghadapi krisis di banding di tahun 1980-an dan 1990an.

“Sekarang, menjadi nyata, sebab Eropa dan AS sedang dalam krisis. Sedangkan Amerika Latin masih bertahan, karena punya perspektif tentang dunia yang berbeda dan punya pasar regional,” kata Linera.

Beberapa negara, katanya, sudah mengajukan usulan tentang perlunya memperkuat persatuan guna menghadapi krisis yang muncul di negeri-negeri kapitalis.

Aliansi Bolivarian untuk Rakyat Amerika (ALBA), Uni Bangsa-Bangsa Amerika Selatan (Unasur), dan Komunitas Amerika Latin dan Karibia (CELAC) akan terus bekerja untuk mendukung integrasi itu.

RAYMOND SAMUEL | AVN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut