Bolivia Buka Akademi Militer Anti-Imperialis

Banyak serdadu Amerika Latin yang dikirim belajar di sekolah militer Amerika Serikat. Tepatnya di akademi militer Fort Benning, yang sekarang berganti nama menjadi Western Hemisphere Institute for Security Cooperation (WHINSEC).

Ironisnya, begitu kembali ke negerinya, serdadu-serdadu itu cenderung anti-rakyat dan anti-demokrasi. Malahan, mereka cenderung menjadi alat imperialisme Amerika Serikat.

Sebagai alternatif atas sekolah militer imperialis itu, pemerintah Bolivia baru saja mendirikan Akademi Militer Anti-Imperialis yang terletak di kota Santa Cruz, Bolivia timur.

Akademi militer ini akan mengajarkan pengenalan tentang imperialisme, geopolitik sumber daya dan struktur sosial Bolivia. Selain itu, mereka akan belajar tentang strategi militer, kesetaraan gender, sejarah dan teori-teori politik.

“Jika imperialis mendominasi dunia melalui sekolah militer, maka sekolah ini akan mengajarkan pembebasan dari penindasan imperialis,” kata Evo Morales saat meresmikan sekolah tersebut, Rabu (17/8/2016).

Sekolah baru ini mengambil nama Juan José Torres, Presiden Bolivia yang berhaluan kiri di tahun 1970. Sekolah ini akan membuka kesempatan kepada 100 pendaftar pertama. Selain untuk pemuda-pemudi Bolivia, sekolah ini juga terbuka untuk pemuda-pemudi dari negara-negara Amerika latin lainnya.

Menurut Menteri Pertahanan Bolivia Reymi Ferreira, sekolah anti-imperialis ini akan memberikan doktrin anti-imperialisme kepada murid-muridnya. Dengan begitu, para murid akan mengerti cara kerja imperialisme dan cara menghadapinya.

“Sekolah anti-imperialis ini untuk menjaga kehidupan, bukan seperti sekolah militer Amerika, yang mencuci otak setiap serdadu agar percaya bahwa musuhnya adalah rakyat,” kata Ferreira seperti dikutip kantor berita ABI.

Selain menghadirkan pengajar-pengajar dari militer, sekolah ini juga menghadirkan pemikir-pemikir progressif. Salah satu yang disebut-sebut adalah intelektual marxis Argentina, Atilio Boron.

Sebelumnya, akademi militer anti-imperialis pernah dicetuskan oleh Presiden Venezuela Hugo Chavez. Saat itu Chavez bermimpi ada sekolah militer yang bisa men-counter hegemoni militer dan strategi imperialis di Amerika latin.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut