Besok, Ribuan Anggota PRD Gelar Aksi Massa Di Kantor MK

Ribuan kader dan anggota Partai Rakyat Demokratik (PRD) berencana menggelar aksi massa di kantor Mahkamah Konstitusi (MK), besok (10/12). Mereka akan menuntut pebatalan semua UU yang pro-neoliberalisme dan bertentangan dengan UUD 1945.

“Kami akan menuntut pembatalan semua UU pro neoliberal. UU itu telah menjadi sarana legal untuk mengimplementasikan kebijakan neoliberal di Indonesia. Itu jelas-jelas bertentangan dengan semangat pasal 33 UUD 1945,” ujar Ketua Umum PRD, Agus Priyono, melalui siararan pers di Jakarta, Jumat (9/12).

PRD akan memulai aksinya dari pintu Monas dekat patung kuda Indosat sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah itu, barisan massa akan berparade menuju kantor Mahkamah Konstitusi.

Sejumlah agenda akan digelar digedung MK. Agenda utamanya adalah membuat rapat akbar (vergadering). Sejumlah tokoh pimpinan PRD dan perwakilan anggota akan menyampaikan pidato politik.

Selain itu, panitia juga sudah mempersiapkan kegiatan seperti menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan pembacaan puisi. Selanjutnya, perwakilan PRD akan menyerahkan piagam berisi petisi rakyat untuk penghapusan semua UU yang dianggap pro-neoliberalisme dan bertentangan dengan UUD 1945.

Boneka wayang juga akan memeriahkan aksi PRD besok. “Kami akan berusaha menampilkan bentuk aksi yang menarik dan simpatik. Kami akan mengusahakan sebaik-baiknya,” ujar Agus Pranata selaku koordinator acara dalam aksi besok.

Selain di Jakarta, aksi serupa juga akan digelar di sejumlah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Tetapi di sejumlah daerah, seperti diungkapkan Agus Pranata, PRD akan bergabung bersama organisasi pergerakan lain untuk memperjuangkan gerakan pasal 33 UUD 1945.

Agus menjelaskan, aksi besok itu merupakan bagian dari kampanye politik PRD dalam memperjuangkan pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi penyelenggaraan perekonomian Indonesia. “Pasal 33 UUD 1945 adalah sistim ekonomi anti-kolonialisme. Di dalamnya terkandung semangat sosialistik dan tradisi gotong royong,” tegas Agus Pranata.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut