Bencana Lumpur Beracun Di Hungaria

Petugas darurat diturunkan ke kota Hungaria yang paling terpukul oleh bencana lumpur beracun kemarin (6/10), termasuk bekerja keras menghentikan aliran lumpur yang beracun masuk ke dalam aliran sungai Danube.

Ratusan orang dievakuasi setelah bencana pada hari Senin ketika sebuah waduk lumpur raksasa jebol di pabrik alumina di Ajka, 100 mil selatan-barat Budapest.

Jutaan meter kubik limbah beracun menimpa kota-kota terdekat, menggenangi rumah, menyapu mobil di jalanan, dan merusak jembatan.

Empat orang dinyatakan tewas, sementara ratusan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Pihak lain melaporkan, masih banyak warga yang hilang selama kejadian ini. Sebagian besar mengalami luka bakar.

Situasi darurat

Pemerintah Hungaria sudah mengumumkan situasi darurat dan menggambarkan tumpahan itu sebagai “bencana ekologi” yang bisa mengancam sungai Danube.

Ditjen Bencana alam menjelaskan bahwa Lumpur merah -yang merupakan campuran air dan limbah logam berat- mengandung racun.

Lumpur ini adalah produk limbah dari produksi aluminium yang mengandung logam berat dan berpotensi mematikan jika tertelan.

Kontaminasi beracun membuat pekerja mempergunakan peralatan lengkap, seperti bahan pernapasan untuk melindungi dari bahaya bahan kimia.

Ahli lingkungan Hungaria Gergely Simon mengatakan, limbah yang terakumulasi selama berpuluh-puluh tahun menjadi sangat alkaline dan sangat mudah menyebabkan luka bakar.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengatakan, pabrik alumina dan waduk ini telah diperiksa hanya dua minggu sebelum kejadian dan tidak ada cacat yang ditemukan.

Tetapi perwakilan industry tidak dapat menjelaskan mengapa korban terbakar oleh material dan mengklaim pengobatan yang diberikan tidak berbahaya.

Menteri Lingkungan Hungaria, Zoltan Illes, sudah mengunjungi salah satu tempat yang terkena banjir lumpur dan menggambarkannya sebagai kecelakaan kimia terburuk dalam sejarah Hungaria.

Namun, sejauh ini pemerintah Hungaria menyatakan belum memerlukan bantuan internasional. (KS)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut