BEM Seluruh Indonesia Ultimatum Pemerintahan Jokowi-JK

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memberikan Surat Peringatan Pertama (SP-1) sekaligus rapor merah kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Mereka menilai, kepemimpinan Jokowi-JK tidak becus mengurus negeri ini.

Koordinator Pusat BEM SI, Ahmad Khairudin Syam, mengatakan, pemberian SP1 dan rapor merah kepada pemerintahan Jokowi-JK tersebut akan dilakukan melalui aksi massa yang berlangsung selama sepekan, yakni dari 15 Maret hingga 21 Maret 2015.

Pada tanggal 15 Maret lalu, aksi massa digelar oleh BEM ITS Semarang dan BEM SI wilayah Jawa Barat. Pada tanggal 16 Maret 2015, giliran BEM Universitas Brawijaya dan BEM KM IPB yang melakukan aksi massa dengan tuntutan serupa. Lalu, pada tanggal 17 Maret 2015, aksi massa digelar oleh BEM Universitas Riau.

Aksi selama sepekan yang digelar oleh BEM SI ini mengusung sejumlah tuntutan utama, yakni: turunkan harga kebutuhan pokok, stabilkan ekonomi rakyat, akuisisi 100 persen aset blok Mahakam, renegosiasi dengan PT. Freeport Indonesia, dan penuntasan berbagai kasus korupsi di Indonesia.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut