Bangun Posko Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Lampung Gelar Konferensi Pers

Gerakan Mahasiswa Pembela Aspirasi Rakyat (GEMPAR) Lampung yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa seperti LMND, FMN, PMKRI, GMNI, KMHDI, BEM Unila, BEM Darmajaya, UKMBS UBL,  sore tadi , Jumat (14/11) mendatangi sekretariat Aliansi Jurnalis Independent (AJI) cabang Bandar Lampung untuk menggelar konferensi pers terkait dibentuknya posko penolakan naiknya harga Bahan bakar Minyak (BBM) subsidi.

koordinator aliansi, Rahmatullah yang juga sekretaris GMNI,menerangkan akan melakukan road show ke seluruh kampus yang ada di Bandar Lampung untuk mengajak mahasiswa berdiskusi dan bersama-sama menolak naiknya harga BBM karena dampaknya yang menyengsarakan rakyat.

“Kami sedang mengumpulkan lebih banyak lagi massa, khususnya mahasiswa sebagai pionir perjuangan rakyat untuk melawan kebijakan anti rakyat ini, dimulai dengan mengajak kampus-kampus bergerak menyuarakan protesnya.” Terangnya.

Ia menambahkan, “Aliansi GEMPAR ini juga mulai besok mendirikan posko sentral perjuangan agar mempermudah proses mobilisasi kesadaran rakyat hingga demonstrasi untuk menolak kenaikan harga BBM.” Pungkas Rahmat.

Hal senada diungkapkan ketua FMN, Agung Aditya, bahwa pemerintah seharusnya memikirkan cara lain untuk mengatasi defisit APBN selain mencabut subsidi BBM. Menurutnya, hal utama yang mesti dilakukan pemerintah adalah mengoptimalisasi pengelolaan sumber daya migas di Indonesia. “Naiknya harga BBM otomatis mendongkrak  harga barang dan jasa yang menjadi kebutuhan hidup rakyat, sementara penghasilan tak pernah bisa ikut naik secepat itu, ini justru akan memperbanyak tragedi kemiskinan,” Ujarnya.

Selain itu, Ketua LMND, Rizmayanti Borthon, mengatakan bahwa Pasal 33 UUD 1945 sudah lebih dari cukup menjadi landasan bagi rezim populis Jokowi-JK untuk keluar dari jeratan penghisapan imperialisme global. “Kita harus berani memutus rantai pengekang dengan berhenti mengikuti kemauan pasar dunia, sudah saatnya pemerintah menargetkan pembangunan kilang minyak dalam negeri dan mengatur ulang tatanan transportasi Indonesia jika memang ingin berhenti dibebani oleh jebolnya subsidi BBM.” Bebernya.

Menurut rencana, aliansi GEMPAR ini akan kembali melakukan aksi massa di beberapa titik keramaian publik hingga Pemerintah menggagalkan rencananya menaikkan harga BBM bersubsidi.

Saddam Cahyo

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut