Bakar Bendera Partai Demokrat, Aktivis LMND Dilaporkan Ke Polisi

Jumat, 21 Mei 2010 | 00.28 WIB | Kabar Rakyat

GARUT, Berdikari Online: Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Garut, Dendi, dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pengurus DPC Partai Demokrat Garut, Kamis (20/5), karena bendera partai penguasa itu dibakar massa LMND saat memperingati Harkitnas.

Sejak siang tadi, sekitar pukul 14.00 WIB, Dendi diperiksa dan diinterogasi oleh pihak Polres Garut. Dalam pemeriksaan itu, pihak kepolisian menggunakan pasal pencemaran nama baik seperti yang diinginkan oleh pengurus partai demokrat.

Untuk diketahui, siang tadi LMND Garut menggelar aksi memperingati Harkitnas di Bundaran Simpang Lima Garut. Dalam aksi itu LMND menganggap neoliberalisme sebagai penyebab keterpurukan bangsa Indonesia saat ini. Dan, sebagai simbol dari agen neoliberal di Indonesia, LMND membakar bendera partai demokrat.

Berdasarkan laporan kronologi yang diterima Berdikari Online, sejak malam tadi pengurus partai demokrat melakukan pencarian aktivis LMND di kampus Universitas Garut (Uniga). Meski begitu, para aktivis LMND tetap berencana menggelar aksi besok pagi, Jumat (21/5), untuk memberikan solidaritas kepada mahasiswa yang ditahan.

Di tempat terpisah, Ketua Umum LMND Lalu Hilman Afriandi menganggap pelaporan pengurus DPC Partai Demokrat sebagai tindakan berlebihan dan sangat tidak demokratis. “Kalau demokrat memang neoliberal, kenapa harus menyangkal,” katanya.

Menurutnya, bendera partai Demokrat bukan simbol negara, sehingga Polisi harus lebih objektif dalam menanggapi pelaporan tersebut. (Ks)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut