Aliansi Mahasiswa Jatim Tolak Kenaikan Harga BBM

demo surabaya

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Timur kembali menggelar aksi massa menolak kenaikan harga BBM di depan gedung Grahadi Surabaya, Selasa (19/11/2014).

Dalam aksinya massa aksi mahasiswa ini menilai kebijakan menaikkan harga BBM telah menyengsarakan massa rakyat. “Kenaikan harga BBM terbukti memicu kenaikan harga barang, terutama sembako,” kata seorang orator.

Mereka juga menilai, kenaikan harga BBM merupakan ‘pesanan asing’ untuk mendorong liberalisasi sektor hilir migas Indonesia. Dengan begitu, kata mereka, korporasi asing bisa terlibat penuh dalam bisnis penjualan BBM di Indonesia.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menyerukan tuntutan pencabutan UU nomor 22 tahun 2001 tentang migas. Menurut mereka, UU tersebut telah membuka ruang bagi liberalisasi migas di Indonesia dari hulu sampai ke hilir.

“UU tersebut tidak menjadikan minyak sebagai komoditas strategis yang memprioritaskan kebutuhan domestik, akan tetapi didorong sebagai komoditas pasar internasional yang dikuasai oleh perusahan-perusahaan kapitalisme monopoli internasional,” tutur sang orator.

Selain menggelar orasi secara bergantian, massa aksi mahasiswa ini juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan Presiden Jokowi bertekuk lutut di hadapan Bank Dunia, IMF, dan korporasi besar lainnya.

Aksi massa ini bersamaan dengan aksi massa puluhan ribu buruh menolak kenaikan harga BBM dan menuntut upah.

Muhammad Ari W

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut