Aktivis Laporkan Pengelola Makassar Mall Ke Polisi

Aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD) melaporkan pengelola pasar Makassar mall, Ahmad Ibrahim, terkait kasus kekerasan terhadap seorang pedagang tadi pagi.

Sebelumnya, tadi pagi, seorang pedagang asongan, Ikbal, diusir paksa oleh pihak saat menjajakan dagangannya di Makassar mall. Dalam pengusiran tersebut, pihak pengelola merampas paksa barang dagangan milik Ikbal.

Akibatnya, Ikbal mengalami luka di tangannya karena sempat tarik-tarikan dengan pihak pengelola.

Selain itu, Ikbal sempat diamankan di pos polisi di dekat Makassar mall, sebelum akhinya dilaporkan ke Polsek Wajo, Makassar.

Tidak terima dengan pelaporan pihak pengelola, para aktivis dan pedagang asongan juga melakukan pelaporan di Polsek yang sama.

Pihak pedagang asongan menuntut agar pihak kepolisian menangkap pihak pengelola pasar Makassar mall karena telah melakukan penganiayaan terhadap pedagang, merusak barang dagangan, dan melakukan penggusuran paksa.

Aktivis SRMI, Firdaus, mengaku pihaknya memiliki barang bukti berupa gambar video terkait aksi kekerasan saat perampasan barang terjadi.

“Polisi seharusnya menangkap pihak pengelola, bukan menangkap pedagang asongan yang tak bersalah,” kata Firdaus.

Sementara ketua PRD Makassar Arham Tawarrang meminta agar pihak kepolisian melihat persoalan ini secara objektif.

Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menerima pelaporan dari aktivis dan pedagang asongan. Pihak kepolisian berdalih bahwa pihaknya sedang sibuk mengurusi pelaporan dari pihak pengelola.

Sementara pihak korban, Ikbal, juga belum diperkenankan untuk pulang ke rumah.

Para pedagang asongan Makassar mall sudah berkali-kali mendapat perlakuan kekerasan dari pihak pengelola, termasuk dari aparat keamanan yang disewakan, yaitu oknum anggoata POM AL.

Sebulan yang lalu, seorang Ibu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat pukulan dari anggota POM AL. Namun, sampai sekarang ini, pihak pelaku belum mendapatkan sanksi yang tegas.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut