Aksi Long March Petani: Warga Desa Sumbangkan Hasil Kebun Untuk Petani Jambi

petani Jalan Kaki Jambi-Jakartaedited

Aksi jalan kaki (long march) petani Jambi terus menuai dukungan luas dari warga di desa-desa yang dilaluinya. Bahkan, sebagai bentuk dukungan, warga desa menyumpang hasil kebun untuk petani Jambi.

Salah satunya terjadi di desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Ketika petani Jambi tiba di desa itu, hujan deras datang mengguyur. Alhasil, petani pun memilih berteduh di rumah-rumah warga.

Warga desa Tungkal sangat menyambut warga. Mereka menyediakan rumahnya sebagai tempat berteduh dan beristirahat. Tidak hanya itu, sejumlah warga desa menyumbang daun pucuk ubi, papaya, dan rambutan.

“Mereka memberi kami pucuk ubi, papaya, dan rambutan. Katanya, itu bekal untuk perjalanan nanti. Mereka sangat mengapresiasi dan bersimpati terhadap perjuangan kami,” kata Wondo, salah satu petani peserta aksi jalan kaki 1000 km (Jambi-Jakarta).

Menurut Wondo, dukungan serupa juga banyak ditunjukkan oleh warga di desa-desa lainnya ketika dilewati aksi petani. Ada yang memberikan bantuan makanan ataupun tempat beristirahat.

Aksi long march petani Jambi sejauh 1000 km (Jambi-Jakarta) ini sudah memasuki hari keempat. Untuk hari ini, para petani mulai mengayunkan kaki pada pukul 09.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, petani sudah tiba di desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Mereka akan menginap di pondok pesantren (Ponpes) As-Salam Sungai Lilin.

Menurut Koordinator aksi, Andi Syaputra, kondisi logistik petani sudah semakin menipis. Selain itu, peralatan P3K petani sangat terbatas. “Hanya minyak gosok yang tersedia di P3K kami. Yang lainnya sudah habis,” kata Andi.

Ulfa Ilyas

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • iswandi

    Selamat berjuang saudaraku..semoga sukses