AJI Jakarta Kecam Pembebastugasan Wartawan Metro TV

JAKARTA (BO): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh stasiun televisi Metro TV, yang juga anak perusahaan Media Group, terhadap seorang karyawan bernama Luviana.

Luviana, yang sudah bekerja 9 tahun di Metro TV, dibebastugaskan alias dinonjobkan tanpa keterangan yang jelas. Kejadian serupa juga menimpa dua rekan Luviana lainnya, Matheus Dwi Hartanto dan Edi Wahyudi.

“Dia (Luviana) dibebastugaskan setelah menuntut adanya perbaikan kesejahteraan karyawan kepada atasannya,” kata Juru Bicara AJI Jakarta, Umar Idris Kustiah, di Jakarta (28/2/2012).

Selain menuntut perbaikan kesejahteraan, kata Umar Idris, Luviana juga berencana membangun serikat pekerja. “Metro TV tidak boleh menghalang-halangi karyawannya untuk membentuk serikat pekerja,” tegasnya.

Luviana juga berharap ada pembenahan di sistim internal keredaksian Metro TV, khususnya perbaikan sistem penilaiaan kerja yang obyektif dan perbaikan program siaran agar lebih sensitif terhadap gender dan HAM.

Atas kejadian itu, AJI Jakarta menuntut manajemen Metro TV agar mencabut keputusan pembebastugasan Luviana. Selain itu, AJI Jakarta juga menuntut agar manajemen Metro TV menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan dengan mengacu pada ketentuan perundang-undangan.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut