31 Aktivis Serikat Buruh Dibunuh di Kolombia Tahun Ini

Jumat, 18 Juni 2010 | 02.35 WIB | Dunia Bergerak

Bogota, Prensa Latina – Jumlah anggota serikat buruh yang dibunuh di Kolombia tahun ini meningkat jadi 31, melalui cara-cara yang oleh Serikat Buruh Sentral (CUT) diyakini dilakukan sistematis terlepas dari klaim pemerintah yang sebaliknya, demikian laporan Prensa Latina.

CUT mengutuk peristiwa tragis terakhir yang terjadi kemarin, ketika Nelson Camacho, seorang pekerja di Pengilangan ECOPETROL dan anggota Serikat Pekerja Industri Minyak, dibunuh oleh pembunuh bayaran.

Kejahatan ini, kata CUT, adalah kelajutan dari serangkaian serangan dan ancaman terhadap pimpinan serikat buruh dan pekerja, terutamanya oleh paramiliter.

Paramiliter kolombia adalah kelompok bersenjata semi-legal yang secara historis berfungsi untuk menghabisi dan meneror gerakan kiri dan organisasi kerakyatan progresif.

Federasi pekerja mengatakan bahwa realitas ini kontras dengan argumen palsu pemerintah dan pengusaha pada konferensi Organisasi Buruh Internasional (ILO), yang menyebabkan ILO mengeluarkan Kolombia dari daftar hitam 25 negeri yang melanggar hak-hak serikat buruh.

CUT mendesak Kantor Kejaksaan Agung dan organisasi-organisasi yang kompeten untuk menginvestigasi secara mendalam pembunuhan Camacho, untuk menentukan dalang dan pelakunya. (sus/rab/dig/acl)

Diterjemahkan dari Prensa Latina

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut