20 Mahasiswa Chile Ditangkap Saat Duduki Kantor Menteri Pendidikan

Polisi Chile menangkap 20 orang mahasiswa Universitas Chile saat mereka berusaha melakukan pendudukan secara damai Kantor Menteri Pendidikan Chile, Kamis, 13 Oktober 2011.

Aksi pendudukan itu merupakan kelanjutan dari perlawanan mahasiswa menentang privatisasi pendidikan di negeri itu. “Pemerintah tidak jujur. Mereka telah tuli dengan tuntutan mahasiswa dan rakyat,” kata pemimpin gerakan mahasiswa.

Penangkapan itu terjadi saat mahasiswa baru duduk di depan pintu masuk gedung. Media setempat melaporkan bahwa polisi dikecam karena melakukan penangkapan dengan menggunakan kekerasan.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Chile yang sedang berkunjung ke Eropa untuk menggalang solidaritas global melawan privatisasi, berencana akan berpartisipasi dalam aksi internasional bertajuk “persatuan untuk perubahan dunia”.

Aksi internasional ini sendiri digagas oleh gerakan “indignant” di Spanyol. Gerakan ini akan mengikatkan rakyat di seluruh dunia, seperti di Mesir, Tunisia, Yunani, Chili, Israel, India, dan Amerika Serikat, dalam aksi bersama.

Slogan mereka “Sudah waktunya bagi kita untuk bersatu….Sudah waktunya untuk mereka mendengar….Rakyat seluruh dunia, Bangkitlah!

Gerakan ini berencana akan digelar 662 kota di 79 negara di seluruh dunia. Di Chile sendiri akan kegiatan yang akan berkaitan langsung dengan gerakan ini.

Giorgio Jackson, Presiden Federasi Mahasiswa Universidad Católica, yang mewakili mahasiswa Chile dalam kunjungan ke Eropa, sudah bertemu dengan Komisi Hak Azasi Manusia PBB. Ia juga direncanakan akan berdikusi tentang gerakan mahasiswa Chile di Sorbone dan Jenewa.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut