100 Hari Jokowi-JK, Mahasiswa Jogjakarta Beri Rapor Merah

Aksi DIY (2)

Memasuki 100 hari usia pemerintahannya, Jokowi-JK dianggap gagal melaksanakan janji kampanyenya, terutama memperjuangkan cita-cita Trisakti.

Penilaian tersebut disampaikan oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Politik Alternatif saat menggelar aksi massa di Titik Nol Kilometer, Jogjakarta, Rabu (28/1/2015).

Dalam aksinya mahasiswa menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan penguasa yang doyan menindas rakyatnya. Selain itu, mereka juga mengusung keranda sebagai simbolisasi matinya harapan rakyat terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

Menurut Ketua Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) wilayah Yogyakara, Ardy Shihab, pemerintahan Jokowi-JK tidak konsisten melaksanakan janji kampanyenya terkait Trisakti.

“Pada kenyataannya, pemerintahan Jokowi-JK justru menghapus subsidi BBM dan menyerahkan harga BBM pada mekanisme pasar. Ini penghianatan terhadap cita-cita Trisakti,” kata Ardy.

Selain menggelar aksi massa di Titik Nol Kilometer, massa aksi Komite Politik Alternatif juga mendatangi kantor DPRD dan Walikota Jogjakarta.

Komite Politik Alternatif merupakan gabungan dari sejumlah organisasi mahasiswa dan rakyat, seperti Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Serikat kebudayaan Masyarakat Indonesia (Sebumi), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), PEMBEBASAN, KPO PRP, Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNBPI),  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), ROMO CODE, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Partai Pembebasan Rakyat (PPR), dan Partai Pembebasan Indonesia (PPI).

Medi Muamar

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut